Cara jitu nan ampuh mendirikan startup teknologi finansial (fintech) – Bagian 3

Saat ini startup yang mengandalkan teknologi informasi kian maju dan berkembang, termasuk startup fintech yang keberadaannya menjadi kebutuhan sebagian besar masyarakat di belahan dunia. Kehadiran fintech sebagai penyedia layanan keuangan berbasis teknologi memudahkan akses masyarakat mengelola uang yang dimiliki. Jaman sekarang apapun yang akan berkembang dan terus tumbuh dengan cepat adalah yang mampu beradaptasi dan bekerja dengan digital. Apalagi dimasa pandemi COVID-19 yang membuat perekonomian dunia terpuruk, Fintech mampu menjadi satu roda penggerak pemulihan ekonomi. Lalu buat kamu yang sudah bersemangat untuk ikut berkompetisi di dunia fintech, yuk simak cara jitu dan ampuh untuk mendirikan startup fintech khususnya di Indonesia?

1   Perhatikan Akses Fintech

Berhubung startup fintech adalah startup yang menyediakan jasa layanan keuangan digital, maka fokus utamanya tentu kepuasan pelanggan terhadap akses yang ditawarkan. Fintech menawarkan layanan keuangan digital melalui aplikasi-aplikasi canggih yang bisa degan mudah dan cepat diunggah oleh masyarakat melalui smartphone dengan jaringan internet. Maka kamu harus bisa memikirkan bagaimana atau seperti apa aplikasi yang sesuai dengan keinginanmu dan kebutuhan masyarakat.

Di Indonesia sendiri yang merupakan negara dengan banyak kepulauan yang aksisbilitas internetya belum sepenuhnya merata, itu juga menjadi PR Fintech untuk mengadakan layanan keuangan digital meskipun minim internet. Untuk mengadakan sebuah aplikasi keuangan digital yang canggih dan modern tentu membutuhkan konsep yang matang berdasarkan data analisa yang valid, serta modal yang tidak sedikit. Tapi Sob, bermodalkan inovasi cerdas dengan konsep fintech tersebut, akan mudah kok buat menarik hati investor untuk ikut imenginvestasikan dana mereka di startup fintech barumu.

2   Pemakaian Layanan Fintech

Untuk mampu mempertahankan startup fintechmu kelak, kamu harus tau bahwa fintech adalah bisnis yang akan terus upgade menyesuaikan perkembangan digital. Hal lain yang juga harus kamu perhatikan yaitu soal pemakaian aplikasi fintech yang kamu sediakan oleh konsumen. Pada dasarnya fintech adalah layanan keuangan yang membantu aktifitas keuangan harian nasabah seperti transfer, pembayaran-pembayaran tagihan, pembelian produk dll. Oleh sebab itu, sebagai pendiri startup fintech kamu harus mampu membaca pola aktifitas keuangan nasabah supaya inovasi kedepannya bisa lebih memenuhi kebutuhan masyarakat.

3   Kualitas Layanan Fintech

Meskipun bukan menjadi satu-satunya startup fintech yang menyediakan layanan keuangan tertentu, tapi kamu wajib banget buat menjaga kualitas layanan yang kamu tawarkan. Salah satu kemudahan yang ada pada fintech adalah kemudahan masyarakat untuk membuka rekening dengan syarat yang tidak serumit bank. Jika di Bank harus tanda tangan misalnya, di fintech cukup menggunakan E-KTP atau pendataan canggih melalui smartphone. Dengan kemudahan tersebut kamu harus bisa menjaga keamanan data nasabah, biar nasabah juga tenang dan nyaman. Karena resiko dari sebuah teknologi digital adalah terdapat kemungkinan pencurian data nasabah yang mengakibatkan kerugian yang besar bagi nasabah dan bagi startup itu sendiri.

Mempertahankan kualitas setelah mendirikan startup fintech bisa dilakukan dengan cara menata ulang secara digital apa yang menjadi fokus startupmu. Untuk selalu diingat, jika fokus utama dari sebuah startup fintech adalah semakin melekatkan layanan keuangan digital kedalam keseharian nasabah dengan cara meningkatkan pengalaman nasabah bertransaksi menggunakan layanan yang kamu tawarkan. Kualitas dari layanan startupmu adalah satu hal krusial yang akan menentukan se-maju apa fintechmu sepuluh atau dua puluh tahun lagi.

Baca lebih lanjut: Bagaimana kamu bisa mengembangkan bisnis dengan efektif dan efisien? Simak strategi Promosi Bisnis Online di tahun 2021 ini!

Cara jitu nan ampuh mendirikan startup teknologi finansial (fintech) – Bagian 2

Mendirikan bisnis Fintech di Indonesia adalah satu Langkah bijak untuk memanfaatkan peluang bisnis di era serba digital ini. Terdapat banyak faktor pendukung yang bisa kamu dapatkan untuk Fintech yang akan kamu dirikan dan kembangkan. Salah satunya Indonesia masuk kedalam daftar negara yang pertumbuhan ekonominya bagus yang didukung oleh populasi penduduknya sekitar 274 juta dan penetrasi internet sebanyak 67%.1 Gimana? Menarik banget kan? Yuk lihat apa aja sih cara jitu biar startup fintech yang kamu bangun bisa kokoh dan berkembang seperti fintech-fintech senior. Check it out!

1   Buat Tim yang Solid dan Handal

Memiliki tim yang solid dan handal dalam melakukan segala kegiatan bisnis adalah point investasi jangka Panjang lho. Kalau kamu bisa klik dengan seluruh personal di startupmu akan gampang buat sling support dan berkoordinasi kan? Paling tidak akan lebih gampang untuk mencapai visi missi perusahaan.

2   Kumpulkan Modal

Meskipun modal untuk membangun sebuah startup Fintech tidaklah murah, tapi kamu bisa lho mengumpulkan dana untuk modal dari para investor. Berdasarkan peraturan tentang fintech di Indonesia, modal disetor minimum sejumlah IDR 1 Miliar adalah wajib, dan harus disampaikan saat registrasi perusahaan ke OJK. Selain itu ada juga modal disetor minimum lain sejumlah IDR 2,5 Miliar saat proses perijinan.2 Oh iya FYI, untuk kepemilikan saham, jika startupmu membuka investasi untuk asing, maka kuotanya maksimal 85% ya, nggak boleh lebih.

3   Research Market

Researceh market startup fintechmu untuk analisa inovasi apa yang bisa membuat produk startupmu menjadi kebutuhan sasaranmu, jadi produkmu tidak hanya berhenti pada pemenuhan keinginan konsumen saja.

4   Mapping Sistem dan Kerjasama

Mapping atau memetakan segala hal tentang startup fintechmu dengan runtut dan lengkap ya. Dimulai dari ide, persentase modal, persentase pasar, inovasi-inovasi produk, sistem/aplikasi yang akan dipakai, skala promosi hingga list jaringan kerjasama. Kerjasama dengan startup lain untuk menjadi merchant dari Fintech yang akan kamu dirikan, memudahkan kamu untuk mensosialisasikan kepada masyarakat tentang produk Fintechmu. Apalagi saat ini masyarakat sudah familiar dan sudah banyak yang mulai mengakses layanan-layanan keuangan berbasis online.

5   Persiapkan dokumen kelengkapan untuk registrasi.

Kalau keempat faktor diatas udah terlaksana, selanjutnya kamu segera prepare document sesuai dengan yang disayaratkan BI atau OJK untuk di-submit ketika pendaftaran. Pastikan lengkap ya sebelum restration atau mendaftar, biar kamu nggak banyak makan waktu dan makan duit untuk mengurus ini itu. Jika dokumen sudah lengkap semua, segera registrasikan Startup fintechmu untuk menjadi anggota bagian dari Asosiasi Fintech, mendaftarkan serta melaporkan fintechmu ke BI dan OJK sesuai SOP dan aturan yang berlaku dari BI maupun OJK.

6   Hubungi OPUSTARTUP

Dalam keadaan yang serba terbatas saat ini, tidak ada yang tidak mungkin untuk kamu memulai mendirikan startup Fintech. Kalau kamu bingung dan ragu untuk mengurusnya sendiri, segera hubungi OPUSTARTUP sebagai kolegamu untuk membantu mengurus startup fintech barumu. Dari konsultasi hingga mengurus pendaftaran akan dibantu, jadi kamu nggak perlu pusing apalagi bingung. Keamanan ataupun kedibilitasnya teruji kok, dan kinerjanya tentu sangat professional. Staf di Opustartup telah berpengalaman dalam pendaftaran badan hukum LLC untuk startup mu; dengan badan hukum LLC, startup mu akan memiliki badan hukum yang kredibel yang sudah diakui di seluruh dunia!

Tidak ada yang tidak mungkin untuk siapapun memulai startup fintech. Ikut berkompetisi memanfaatkan peluang dan menjadi salah satu produk layanan fintech yang diidam-idamkan masyarakat tentu harus terus didorong untuk diwujudkan. Startupmu akan terus maju dan berkembang, masyarakat pun senang dan nyaman.

Baca lebih lanjut: Kelebihan badan hukum LLC dibanding PT untuk bisnis online atau startup mu. Tips mendirikan perusahaan online 2021.

Cara jitu nan ampuh mendirikan startup teknologi finansial (fintech) – Bagian 1.

Sektor perbankan di seluruh dunia saat ini sedang berlomba-lomba berinovasi untuk mengejar startup fintech yang belakangan ini mulai menjamur. Seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi, sistem keuangan yang mudah, murah dan cepat sangat diburu oleh berbagai kalangan. Kesempatan tersebut menjadi peluang bisnis yang bagus untuk meraup keuntungan dengan membangun startup berbasis fintech. Sebelum kamu melangkah lebih jauh, yuk lihat dulu hal-hal penting dibawah ini.

1   Mengetahui Dasar-Dasar Fintech

Startup fintech merupakan singkatan dari Financial Technology. Fintech adalah perpaduan antara layanan jasa financial atau keuangan dengan teknologi informasi terkini. Gak asing dong dengan kata Pinjaman Online, Pembayaran Online, Reksadana Online, Perencanaan Keuangan Online, Remmintsnce, atau Agregator? Nah itu adalah macam-macam dari jasa startup fintech. Pokoknya semua serba online, dan untuk mengaksesnya hanya butuh gawai/smartphone dan internet. Layanan dari startup fintech bertujuan untuk mempermudah masyarakat untuk mengakses produk keuangan, menurunkan biaya transaksi keuangan, serta meningkatkan literasi masyarakat tentang keuangan.

2   Menaksir Keuntungan

Di Indonesia sendiri banyak lho keuntungan yang bisa mendukung kamu untuk mendirikan startup fintech, apa aja sih? Pertama, bonus demografi dan geografis alias secara kependudukan masyarakat indonesia itu melimpah, dan secara wilayah juga luas. Kedua, perkembangan akses internet yang semakin meluas hingga ke penjuru pulau-pulau kecil di Indonesia. Ketiga, sekarang hampir semua layanan berbasis digital, termasuk pembayaran, pinjaman-pinjaman, konsultasi keuangan, hingga investasi jangka panjang pun digital. Apalagi saat ini dengan adanya pandemi Covid-19, pembayaran digital mulai diberlakukan untuk menekan penyebaran virus melalui kontak fisik antar manusia atau dengan benda-benda disekitar.

3   Mengetahui Aspek Legalitas Fintech

Lalu, bagaimana sih regulasi startup fintech di Indonesia? Apakah aman? Nah di Indonesia sendiri sudah ada pedoman yang mengatur soal Fintech yang dikeuarkan oleh lembaga negara seperti OJK dan PBI. Di Indonesia Startup Fintech harus melakukan pendaftaran ke Bank Indonesia dengan menyampaikan permohonan tertulis dari pihak yang berwenang mewakili penyelenggara teknologi finansial, yang juga disertai formulir pendaftaraftaran atau dokumen sebagaimana yang disyaratkan dalam PBI No.19/12/PBI/2017.1 Startup fintech juga wajib menyampaikan informasi kepada BI mengenai produk, layanan, teknologi, atau inovasi model bisnis baru yang memenuhi kriteria teknologi financial.

Aturan lain juga mengatur Fintech harus mempunyai badan hukum di Indonesia, seluruh transaksi harus menggunakan mata uang rupiah. Startup fintech juga harus menyimpan dananya di sistem perbankan Indonesia. Selain itu untuk meminimalisir risiko cyber crime, Startup fintech juga harus bergabung dengan asosiasi fintech dan asosiasi sistem pembayaran.

Baca lebih lanjut: Beberapa Tips Membangun Startup Tahun 2021. Ide mendirikan startup atau bisnis online yang perlu kamu pelajari!

4   Membuat Perencanaan Yang Matang

Merencanakan startup fintech yang kokoh dimulai dari ide layanan apa yang paling cocok dengan visi misi kamu kedepan. Kamu akan lebih mudah menentukan ide bisnis fintech-mu, jika kamu sudah bisa memilih siapa yang akan jadi target pasarmu. Selain itu kamu juga harus menyiapkan modal yang cukup besar, karena startup fintech merupakan bisnis dengan sistem serba digital yang aplikasinya-aplikasinya tidak bisa digunakan secara gratis alias semuanya berbayar. Cari dan perluas jaringan bisnis untuk memudahkan kamu mempromosikan produk Fintechmu.

5   Gali Ilmu Dari Para Ahlinya

Jangan pernah menyepelekan ilmu dan pengalaman dari para senior ya, hehehe. Biar wawasanmu nambah luas, kamu juga wajib banyak belajar dari para senior pemilik startup fintech yang telah lebih dulu melanglang buana. Ikuti seminar-seminar atau kelas online yang mereka adakan.

Tidak dapat dipungkiri, startup berbasis fintech akan menjadi primadona di dunia startup kedepannya. Hal ini dikarenakan banyaknya permintaan dari pasar yang didorong oleh pola konsumsi yang bergeser dari fisik menuju online; hal inilah yang kemudian mendorong banyaknya pembarayan online yang juga meningkatkan demand platform berbasis teknologi finansial.

Strategi ampuh membangun bisnis online/ startup digital. Pengalaman berharga yang harus kita pelajari di tahun 2021 ini (Bagian 2)

Ngomong-ngomong soal Bisnis Online, kayaknya orang-orang sudah mulai ganti istilah bisnis online pakai istilah startup digital. Alasannya, karena dua kata itu punya arti yang mirip. Kalau startup diartikan bisnis rintisan. Berarti startup digital ya kurang lebih diartikan sebagai rintisan bisnis online. Terus gimana sih cara bangun startup digital di tahun 2021?

1   Perubahan pola digitalisasi

Sebenarnya, startup digital adalah urusan bisnis seperti biasanya. Hanya saja, platformnya menggunakan ruang digital. Misalnya, startup financial technology (fintech) yang sebenarnya enggak beda jauh sama bank. Ia adalah bisnis perbankan yang dijalankan secara digital. Jadi, pendaftaran nasabah tidak dilakukan di kantor cabang, tapi handphone masing-masing orang.

Kalau teman-teman mau melihat seberapa besar peluang startup digital. Pastinya peluangnya masih sangat besar karena masih ada banyak bisnis konvensional belum di-digitalisasi.

2   Tentukan ide

Setelah kalian mempelajari peluang bisnisnya, langkah selanjutnya adalah bikin ide. Start up digital tidak selalu bertumpu pada modal. Tapi ia bisa bertumpu lewat ide. Pemilik bisnis raksasa yang masih pakai cara lama, tentu mereka ingin digitalisasi bisnis mereka. Di situlah peluang teman-teman untuk menyumbangkan ide dan bekerja sama.

3   Modal investasi

Kalau teman-teman sudah mendapatkan ide. Modal untuk memulai startup digital bisa dilakukan lewat ajakan investasi. Bisnis secara online yang semakin menjamur juga mendorong orang untuk investasi lebih banyak di dunia online, termasuk investasi di startup digital.

4   Startup perlu kerja tim

Kalau ide dan modal sudah ditentukan, model kerja startup digital biasanya dilakukan secara kelompok. Makanya, rancanglah kelompok dengan anggota terbaik dan ide-ide terbaik. Kalau bisnis online bisa dimulai sendiri, startup digital biasanay membutuhkan kerja secara kelompok. Tentukan pembagian kerja yang efektif, jangan bikin birokrasi yang terlalu rumit. Kerja kelompok harus dilakukan secara efisien.

5   Perlu kantor?

Startup digital baru, biasanya mereka tidak mikir kantor terlebih dahulu. Kecuali kalau kalian mendapatkan tawaran investasi dalam jumlah besar. Tren rapat sekarang biasanya dilakukan lewat online, atau bisa rapat di café atau semacam co-working space. Tak memiliki kantor pun tak masalah, asalkan ada pembagian kerja yang tuntas dikerjakan.

6   Banyak saingan

Startup digital memang sedang menjamur. Munculnya satu startup digital bakal dibarengi sama startup digital lainnya yang hampir sama. Misalnya startup digital toko online. Mungkin sudah bisa dihitung dengan jari jumlah toko online sekarang. Namun, mereka yang bisa berjalan terus adalah startup yang memiliki pasar yang jelas dan juga inovatif terhadap perkembangan tren.

7   Perluasan jaringan

Jika kalian sudah mulai bisnis konvensional sebelumnya, tentu kalian akan lebih mudah untuk membuat jaringan bisnis startup digital antar kota. Contohnya: kalau kalian sudah punya bisnis wedding organizer, tentu kalian juga punya teman wedding organizer di kota-kota lain. Kalian bisa bekerja sama dengan mereka untuk perluasan jaringan.

Jadi buat kalian yang sudah memiliki bisnis konvensional. Jangan sepelekan soal jaringan yaa. Siapa tahu bisnis kalian bisa dijadikan digital. Kalian tinggal hubungi mereka, bikin aplikasi digital barengan, jadilah startup digital kalian.

Kalaupun kalian belum berbisnis, jangan patas semangat. Secara umum, startup digital bertumpu pada ide. Ide yang mengubah cara bisnis konvensional ke cara bisnis digital. Jadi gimana? Teman-teman sudah punya ide untuk mulai bikin startup digital?

Baca lebih lanjut: Syarat-syarat yang harus kamu penuhi untuk mendirikan PT online atau startup. Ayo pelajari seluk beluk nya! Share pengalaman mendirikan startup di tahun 2021.

Strategi ampuh membangun bisnis online/ startup digital. Pengalaman yang harus kita pelajari di tahun 2021 ini (Bagian 1)

Pandemi Covid-19 memang membatasi ruang gerak. Tapi belanja kebutuhan hidup juga tidak bisa ditunda. Orang-orang mulai terbiasa belanja online. Barang-barang seperti masker dan hand sanitizer justru laku keras. Yuk mulai rencanakan bisnis onlinemu. Pandemi pasti kasih peluang baru untuk mencari cuan.

1   Berapa modal yang akan diinvestasikan

Bisnis bukanlah pemborosan, mengeluarkan uang untuk bisnis adalah investasi. Jadi sebelum mulai bisnis online, tentukan dulu berapa modal yang akan diinvestasikan. Tak perlu menunggu punya modal besar, kalian bisa mulai dengan modal sedikit. Menjual barang seharga Rp5.000 bisa mendatangkan Rp500.000 jika terjual 100 pcs.

2   Pilihlah barang yang banyak ataupun sering dikonsumsi

Jika sudah menentukan modal yang akan diinvestasikan. Mari mulai beranjak menentukan barang yang akan dijual. Kalian bisa memulai dari barang-barang yang banyak dikonsumsi orang, misalnya charger handphone dan aksesoris lainnya, soalnya beberapa pabrikan sudah tidak lagi memberikan charger gratisan. Jangan sungkan untuk bertanya kepada teman-teman di sekitarmu soal barang-barang yang biasanya mereka beli secara online.

3   Tentukan pasar yang jelas

Jika kalian sudah menentukan modal dan barang yang akan dijual. Coba tentukan pasar mana yang akan kalian pilih. Ada beberapa segmen pasar yang bisa kalian coba, misalnya pasar perlengkapan kesehatan di saat pandemi, keperluan rumah tangga karena banyak yang nikah di tengah pandemi, atau soal keperluan bayi dan anak. Coba fokus di satu pasar dulu, soalnya satu segmen sudah bisa memberikan banyak peluang barang yang bisa dijual. Kalau nanti kalian bisa menguasai satu pasar, kalian akan menentukan celah yang bisa memberikan keuntungan lebih.

4   Mulai dari diri sendiri

Bisnis kalian tentunya akan semakin berkembang. Tapi, mulailah dari diri sendiri. Coba mulai dengan berjualan sendiri dari rumah, sudah ada marketplace dan juga jasa pengiriman barang yang membantumu. Merencanakan bisnis dengan banyak orang butuh obrolan yang panjang. Kalau kalian terlalu lama merencanakan, kapan mau mulainya? Nanti jika omzetmu mulai nambah, barulah mengajak partner kalian.

5   Promosi Gratis

Bisnis tentu perlu promosi. Untuk pasang iklan di media sosial kalian perlu bayar. Tapi kalian bisa mulai promosi gratisan dengan jejaring pertemanan. Kalian bisa minta tolong teman untuk share, like atau mencoba barang yang kalian jual trus bikin testimoni. Tentu kalian punya banyak teman dari mulai TK, SD, SMP, SMA, teman kuliah, teman kerja, pacar, atau mantan. Jangan malu menghubungi mereka, siapa tahu mereka emang sedang membutuhkan barang yang kalian jual, saling menguntungkan bukan?

6   Merawat pelanggan

Layaknya bisnis konvensional, bisnis online juga perlu merawat pelanggan. Merawat pelanggan adalah cara paling ampuh untuk menjaga bisnis terus berjalan. Ada beberapa trik sederhana untuk merawat pelanggan. Misalnya, balas chat dengan baik dan jangan biarkan pelanggan menunggu terlalu lama, pilih marketplace terpercaya yang sudah banyak digunakan, kasih bonus tambahan atau ikut program diskon yang diselenggarakan marketplace di tanggal-tanggal tertentu.

Kalau sudah mencoba tips di atas, tetap semangat ya. Biasanya di awal kalian akan semangat membara. Trus nanti mulai sedikit lemes. Tapi, nanti akan semangat lagi saat uang mulai mengalir ke kantong kalian. Naik turun dalam bisnis itu biasa. Terus konsisten, hasil tidak akan mengkhianati usaha.  Tetap Semangat!!

Baca lebih lanjut: Sebelum mendirikan startup, kamu perlu baca bagaimana caranya membangun startup mulai dari nol. Tips dan trik startup di tahun 2021.

Bagaimana caranya agar bisa sukses dalam membangun bisnis seperti Warren Buffett? Pelajari tips dan trik beliau dalam berbisnis berikut ini!

Tidak dapat dipungkiri bahwa Warren Buffett adalah salah satu investor dan pebisnis paling sukses di dunia. Dengan memulai investasi nya saat dia berusia sebelas tahun, Buffett memiliki kepekaan dalam berbisnis dan investasi yang dia pelajari semasa remaja sampai saat ini. Kesuksesan dalam berbisnis dan investasi juga menjadi pokok acuan banyak orang dalam berusaha, terutama untuk meniru resep sukses beliau. Untuk mengikuti jejak Warren Buffett dalam berbisnis dan investasi, mari kita simak beberapa pelajaran yang dapat kita ambil dari kemampuan dia dalam berbisnis:

1   Kembangkan kemampuan berbicara kepada publik

Warren Buffett pernah bilang bahwa investasi terbaik ternyata bukan dalam bentuk saham atau bentuk investasi lainnya, melainkan investasi dalam bentuk pengembangan diri. Salah satu kemampuan yang Buffett pandang sangat menunjang kinerjanya sebagai seorang pebisnis dan investor adalah kemampuan untuk berbicara kepada publik (public speaking). Dengan memiliki kemampuan ini, kamu bisa mengutarakan pikiran dan pendapat mu ke banyak orang dan dengan demikian bisa membuka jalanmu untuk berbisnis dengan baik dengan orang banyak.

2   Membaca

Membaca adalah kegiatan utama yang paling sering dilakukan oleh Warren Buffett. Setiap harinya, alih-alih bermain saham, Buffett menghabiskan waktunya untuk membaca buku tentang ekonomi dan terutama laporan keuangan perusahaan-perusahaan yang menjadi incarannya. Dari hobi beliau membaca inilah Warren Buffett memiliki kecerdasan dalam berbisnis dan berinvestasi, terutama dalam hal melihat peluang investasi yang tidak dilihat oleh banyak orang.

3   Memiliki kemauan keras

Menurut Buffett, salah satu kesalahan paling parah dalam hidup adalah tidak memiliki kemauan yang keras dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu kriteria Warren Buffett dalam berinvestasi adalah dengan memilih perusahaan-perusahaan yang dipimpin oleh CEO yang memiliki ketekunan dan kemauan keras yang baik dalam memimpin perusahaan. Tanpa adanya ketekunan dan kerja keras, perusahaan sebesar apapun lama-lama bisa jatuh.

4   Memiliki positive thinking

Dalam suatu kesempatan, Buffett pernah ditanya apakah dia cemas dalam memprediksi keadaan sosial dan ekonomi di Amerika Serikat yang sedang dalam keadaan yang cukup buruk. Menjawab pertanyaan itu, Buffett mengeluarkan sebuah salinan koran yang dia miliki di tahun 1942; saat itu, Amerika Serikat tengah dalam keadaan perang dunia. Buffett kemudian bilang bahwa apabila seseorang berinvestasi di pasar saham sebesar 10.000 Dollar pada tahun 1942, maka nilai investasi tersebut akan bernilai sebesar 50juta Dollar pada tahun 2020!! Sungguh perkembangan yang sangat pesat. Pesan moral dari hal tersebut adalah seseorang harus memiliki pandangan positif dalam hidup agar bisa terus melangkah maju.

Baca lebih lanjut: Panduan mendirikan bisnis online bagi pemula. Cermati langkah-langkah dan strategi terbaru di tahun 2021.

5   Miliki seorang mentor

Menurut Buffett, dia tidak akan bisa menjadi seorang investor kawakan seperti sekarang ini apabila dia tidak memiliki mentor atau guru sekelas Benjamin Graham yang juga merupakan investor terkemuka di Amerika Serikat. Buffett berpesan bahwa sangat sulit untuk berkembang dalam bisnis atau dalam kehidupan sehari-hari apabila seseorang tidak mempunyai mentor. Dengan memiliki mentor, maka kita bisa belajar apa yang menjadikan mentor tersebut sukses. Buffett berpesan bahwa memiliki mentor tidak harus dari orang yang dikenal secara pribadi. Kita bisa memilih salah satu individu yang kita kagumi baik itu kesuksesan atau kebijaksanaannya, lalu kita bisa mencontoh orang tersebut.

Ternyata ke lima saran yang diberikan Buffett tersebut diatas tidaklah susah untuk diikuti bukan? Dengan memiliki kemauan dan tekad yang kokoh, maka kita juga bisa meniru serta mengimplementasikan kesuksesan Warren Buffett dalam berinvestasi dan berbisnis.

Skill dan keterampilan apa sajakah yang diperlukan untuk mendirikan bisnis online atau startup? Yuk kita simak beberapa keahlian yang kamu perlukan supaya sukses di dunia startup!!

Salah satu keterampilan atau keahlian yang perlu kamu pelajari untuk bisa bersaing di dunia bisnis online atau startup adalah passion dan keterampilan yang sudah kamu miliki terlebih dahulu. Misalnya, apabail kamu sudah memiliki kemampuan koding, maka kamu bisa dengan mudah memperdalam kemampuan tersebut untuk bisa membangun startup atau bisnis digital berbasis online dengan mudah.

Apabila kamu memiliki keahlian menulis dengan baik, maka copywriting merupakan salah satu area dimana kamu bisa mempergunakan kemampuan tersebut kedalam sebuah bisnis atau startup. Kalau kamu sangat ahli dalam menggunakan program photoshop atau video editor, maka kamu bisa membuka jasa editing karena permintaan di aspek ini cukup tinggi juga.

Nah, ini nih beberapa hal lain yang perlu kamu pelajari supaya kamu bisa tau kemampuan apa sih yang kamu miliki dan bagaimana caranya menemukan dan menggali kemampuan tersebut. Yuk kita simak!!

1   Trial and error

Trial and error ini kalau diterjemahkan berarti mencoba beberapa hal meskipun belum berhasil. Meskipun begitu, aspek ini ternyata cukup penting loh untuk mengasah keahlian mu dalam suatu hal. Misalnya, apabila kamu belum yakin apakah kamu ahli dalam koding, maka trial and error membuat suatu aplikasi mobile bisa menjadi satu jalan apakah kamu bisa menjadi koder professional yang bisa dilirik oleh perusahaan startup atau kamu bisa membangun bisnis online/ startup mu sendiri.

2   Belajar marketing

Meskipun kemampuan dan keahlian mu nantinya hanya bertumpu pada keahlian teknikal seperti koding atau editing video, tetapi kamu harus tetap mempunyai kemampuan marketing loh! Misalnya nih, kamu mau mencari kerja atau mendirikan startup mu sendiri, pastinya kamu harus pastikan kalau kemampuan kamu itu diketahui banyak orang bukan? Paling enggak ya diketahui oleh calon pemberi kerja (bos) atau calon investor yang sudah kamu incar. Nah disini nih peran marketing itu bermain; semakin kamu ahli dan piawai dalam memasarkan dirimu sendiri dan tentunya kemampuan yang kamu miliki, maka semakin bagus juga peluang mu untuk bisa sukses!

3   Belajar customer service

Wah apalagi nih!? Masa kamu mau jadi koder tetapi kok harus belajar customer service?? Tunggu dulu. Customer service disini ternyata tidak sebatas melayani pelanggan aja loh. Ternyata belajar customer service ini juga berguna supaya kamu nantinya bisa connect dengan pelanggan atau dengan bos mu dengan baik! Tidak percaya? Coba deh kamu belajar customer service dan bagaimana memastikan bahwa kamu memiliki kepribadian yang baik dalam bekerja. Pasti pelanggan yang menyewa jasa video editing mu akan puas dan mereka akan terus menjadikan kamu sebagai referensi apabila mereka perlu kemampuan kamu lagi nantinya.

4   Adaptabilitas

Di dunia yang semakin dinamis dan cepat ini, kemampuan mu untuk beradaptasi di lingkungan sekitar juga merupakan kunci utama kesuksesan kamu di dunia kerja dan usaha loh. Apabila kamu ingin mendirikan startup sendiri, maka kamu dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan dunia usaha yang semakin kompetitif; hal ini tentunya juga membutuhkan kecepatan dan juga kecakapan mu dalam berbisnis. Kabar baiknya adalah, semakin kamu cepat dalam tanggap atas suatu hal, maka semakin terasah juga kemampuan kamu dalam beradaptasi dengan dunia usaha! Jadi jangan berkecil hati kalau kamu sering salah langkah karena bisa saja kamu sebenarnya ada dalam proses belajar untuk tetap bisa beradaptasi.

Nah itu tadi empat hal skill dan keterampilan yang bisa kamu pelajari sebelum kamu terjun di dunia bisnis online atau startup. Kabar baiknya adalah kemampuan-kemampuan diatas tidak hanya berguna di dunia startup loh! Tetapi juga sangat berguna di dunia pekerjaan, apalagi kalau pekerjaan yang kamu miliki sangat berkaitan erat dengan hal IT.

Semoga bermanfaat dan semangat selalu!!

Baca lebih lanjut: Bagaimana caranya mendirikan startup atau bisnis online bersama Opustartup? Langkah mudah untuk mendaftarkan startup mu dengan badan hukum LLC supaya kamu bisa langsung kerja!!

Tips dan trik untuk menjaring Ide Membangun Startup Online Tahun 2021. Kunci penting mendirikan startup atau bisnis online mu tahun ini!

Membangun startup dengan ide-ide cermerlang adalah sesuatu yang mengagumkan. Ide untuk mulai berbisnis kadang muncul tak terduga, tapi meskipun begitu sebuah ide harus segera dicatat untuk segera dibuatkan peta besarnya. Kenapa begitu? Alasannya supaya ide bisnis yang ada di kepala kamu tidak hilang begitu saja, dan kamu tau apa-apa saja yag harus dilakukan setelahnya. Banyaknya ide yang berseliweran di kepala kadang malah bikin kamu bingung dan tambah ragu mau pilih yang mana. Nah, biar kamu mantap memilih dan mudah menjaring ide, yuk intip tips jitu berikut. Check it out guys!

Problem Statement

Pertama kali biar idemu muncul, coba identifikasi masalah sederhana yang ada di depan mata atau di sekelilingmu, misalnya masalah sehari-hari. Setelah mendapatkan masalah, kamu bisa analisa produk apa yang tepat untuk bisa menyelesaikan masalah tersebut. Buatlah mapping plan untuk ide manarik mu yang isinya mencakup beberapa hal berikut ini:

a  Tujuan Produkmu

Pastikan ya produk yang kelak akan kamu buat di startup mu punya tujuan tertentu. Produkmu harus berorientasi kepada konsumen, yang artinya tidak hanya memenuhi kebutuhan atau keinginan konsumen, tapi menyelesaikan masalah konsumen. Maka dari itu, untuk tau tujuan ini harus benar-benar serius analisa masalah pemantik idemu.

b  Isu Terkini

Tau tentang isu terkini buat bisnis itu banyak menguntungkannya lho. Dengan kamu tau isu apa yang sedang trending topic, kamu bisa pastikan apakah produk yang ingin kamu buat punya korelasi yang erat dengan isu terkini. Misalnya, isu yang paling populer tahun 2020 adalah pandemi Covid-19, jadi produk yang paling dicari konsumen adalah seputar produk anti Korona seperti masker, antiseptik, hand sanitizer, desinfektan, face shield, APD dll.

c  Pasar Produkmu

Tentukan pangsa pasar dari produk yang ingin kamu bikin. Kalau kamu sudah tau siapa yang akan kamu bidik jadi sasaran bisnismu kamu bakal mudah nentuin harga, kuantitas, hingga kualitas.

d  Alasan Calon Konsumen Pakai Produkmu

Kamu harus bisa yakinkan konsumen hingga mereka punya alasan kuat dan pasti memakai produkmu. Jadi nggak cuma iseng-iseng, dengan begitu konsumenmu bisa jadi langganan produkmu.

e  Apakah Produk yang Mau Kamu Ciptain Efisien

Nah ini juga penting, seberapa efisien sih produkmu menyelesaikan masalah konsumenmu. Apakah produkmu sudah lebih efisien dari peoduk kompetitormu?

f  Strategi Marketing yang Akan Dipakai

Jika sudah tau 5 hal di atas, sekarang tinggal kamu susun strategi marketing yang kira-kira bisa bikin produkmu nembus pasar yang akan disasar. Manfaatin dengan maksimal digital marketing yang lagi booming, biar kamu nggak gaptek dan startup kamu bisa berkembang cepat.

Interaksi dengan Konsumen

Interaksi dengan konsumen bisa kamu lakukan untuk memastikan ide produk yang akan kamu realisasikan kira-kira bisa diterima nggak sih sama konsumen. Kira-kira apa sih yang masih kurang, apa sih yang bisa bikin nilai tambah di produkmu, di sisi mana produkmu dinilai kurang untuk konsumen. Interaksi dega konsumen selain membangun kejelasan tentang ide bisnis yang akan kamu bangun dan kembangin, juga bisa kamu jadikan wahana untuk trial dan error. Jadi kamu bisa menerima kritik dan saran langsung dari calon konsumen. Sehingga kelak produk startup yang dibuat adalah produk yang benar-benar telah disiapkan dan dipertimbangkan dengan matang.

Semoga tips di atas bisa mencerahkan langkah kamu ya, selamat mencoba. Salam sukses!!

Baca lebih lanjut: Kelebihan badan hukum LLC dibanding PT untuk bisnis online atau startup mu. Tips mendirikan perusahaan online 2021.

Beberapa Tips Membangun Startup Tahun 2021. Ide mendirikan startup atau bisnis online yang perlu kamu pelajari!

Membangun startup di tahun 2021 memang sedikit lebih berat jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tapi nggak ada yang nggak mungkin kok, meskipun terbatas di berbagai aspek, namun peluang untuk mulai membangun staratup juga besar. Buat kamu yang sudah bisa membaca peluang bisnis dan berniat membangun staratup, yuk intip tips jitu berikut ini!!

1   Eksplor Ide

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah eksplor ide untuk startup yang akan kamu bangun. Cari ide dimana saja dan kapan saja. pastikan idemu nggak asal ya, tapi berdasarkan pengamatan dan analisamu tentang perkembangan tren dunia bisnis saat ini. Kalau kamu punya keahlian tertentu, keahlianmu juga bisa kamu kembangin jadi lahan bisnismu lho. Produk hasil dari ide kamu harus diorientasikan untuk costumer ya. Jadi bukan hanya karena kamu mampu bikin produk atau layanan, tapi lihat juga apa kebutuhan dan ekspektasi dari costumer. Alasannya ya biar bisnismu mudah untuk berinovasi dan berkembang terus dari hari ke hari.

2   Mencari Partner

Mencari partner alias teman join untuk mulai bangun startup itu gampang-gampang susah. Tapi dari pada mikir susahnya, mending fokus di gampangnya aja biar nggak rumit dan tetep optimis. Partner yang harus kamu gandeng dan dijadikan sohib merintis serta mengembangkan bisnis itu nggak cukup dengan kriteria yang bisa bikin nyaman. Tapi juga harus se-visi dan se-profesional kamu. Kenapa? Karena ketika suatu waktu terjadi problema dalam bisnis, kalian tidak mudah tercerai dan bisnis bisa terus jalan.

3   Siapkan Dana

Pendanaan untuk membangun startup adalah syarat penting, oleh karena itu kamu harus menyiapkan betul dengan financial planning yang detail dan disiplin. Sambil menyiapkan dana untuk startup kamu, sekalian juga kamu bikin daftar apa saja dalam staratupmu yang membutuhkan uang. Minimalkan pengeluaran staratup kamu biar dana yang dimiliki nggak bocor alias boros. Selain kamu bisa menyiapkan dana dari kantong pribadimu dan partnermu, kamu bisa juga cari dana dengan menarik/mengajak orang lain untuk investasi di startup kamu. pastiin kamu bisa jadi owner startup yang amanah yaa.

4   Pelajari Marketing

Tahun 2021 hampir semua aspek kegiatan manusia didominasi oleh teknologi informasi, termasuk di dalamnya kegiatan bisnis. Bisnis yang saat ini berkembang adalah bisnis digital, semua serba online. Marketing buat promosiin produk startup juga digital, makanya kamu harus upgrade kemampuanmu di bidang digital marketing biar apa yang kamu tawarkan mudah diakses costumer dan bisnismu nggak gaptek atau monoton versi jaman dulu. Melalui gawai, laptop, komputer, dan akses internet yang murah, kamu bisa manfaatkan untuk browsing info pasar terkini dan upload iklan produkmu lewat berbagai media online. Saat ini banyak platform yang menyediakan tutorial atau pelatihan digital marketing secara gratis. Jadi segerakan untuk sikat habis kesempatan itu.

5   Gali Ilmu

Seorang pebisnis handal pastilah orang yang mau banyak belajar. Jangan jadikan dirimu lekas puas karena telah mengetahui beberapa trik atau tips tentang bisnis atau telah mendapatkan profit. Gali terus ilmu untuk meng-upgrade pengetahuanmu tentang bisnis beserta lika likunya. Kalau kamu bingung dan merasa butuh bantuan, segera cari dan hubungi konsultan bisnis yang saat ini mudah dijangkau kantongmu. Banyak kok promo-promo yang ditawarkan, apalagi masa pandemi seperti ini, special price ada dimana-mana.

Demikian tips jitu yang kami ulas, selamat mencoba dan sukses selalu!!

Baca lebih lanjut: Bagaimana mendapatkan perizinan mendirikan startup atau bisnis online? Berikut hal yang perlu kamu pelajari tentang mendapat izin pendirian startup di 2021

Inilah syarat mempercepat perkembangan bisnis online yang bisa kamu terapkan. Yuk simak pengalaman untuk mengembangkan bisnis online atau startup berikut ini!

Mampu mendirikan bisnis adalah sesuatu yang hebat, tak kerkecuali untuk bisnis online. namun tidak sedikit orang yang masih kurang mampu mengembangkan bisnisnya setelah berhasil mendirikannya. Padahal tantangan terberat bukan soal memulainya, tapi seberapa besar usahamu untuk mempertahankannya. Bisnis yang berkembang tidak hanya cukup dengan suntikan modal yang besar, tapi juga bagaimana strategi bisnis yang diterapkan. Supaya bisnis online mu tetep berkembang, apa aja sih langkah-langkah tepatnya? Yuk simak ulasan lengkapnya dibawah ini!

1    Berikan pelayanan yang baik

Dalam transaksi jual beli, satu hal yang akan menentukan konsumen merasa aman dan nyaman dengan produk yang dibeli adalah ketika melakukan komunikasi dengan penjual. Gunakan tutur kata yang sopan, sabar melayani, dan jelaskan secara detail. Jika konsumen merasa nyaman dengan komunikasi yang dibagun, kemungkinan besarnya konsumen tersebut akan order kembali.

2    Dapatkan informasi tentang trend terkini

Setiap hari di dunia bisnis tren jual beli berubah terus menerus. Biar bisnismu terus bisa bersaing dan berkembang, jangan malas untuk mencari tren yang up to date dari berbagai macam media. Cari terus apa yang paling dibutuhkan konsumen atau yang paling diinginkan konsumen. Informasi yang harus kamu himpun juga termasuk kegiatan bisnis dari para kompetitor. Dari situ kamu bisa lihat bisnis online kamu sudah berada di titik mana, dan apa saja yang bisa kamu jadikan patokan untuk meng-upgrade strategi bisnismu.

3   Jangan lupa untuk inovasi produk yang dijual

Inovasi produk bisnismu tidak harus bikin produk baru kok guys! Kamu bisa modifikasi produk lama yang kamu jual. Barangkali bisa ditambahkan komposisinya, atau nambah satu layanan penunjang. Kembangin produkmu sekreatif mungkin, tapi harus tetap jaga kualitas lho ya. Tonjolkan keunikan dari produk yang kamu tawarkan, biar konsumen bisa mudah ingat dan mudah mencari kata kunci dari produkmu. Karena yang berbeda itu istimewa!

4   Tetap lakukan promosi!

Ajang promosi produk di media sudah sangat banyak dilakukan. Promosi produk bisnismu tidak harus seperti iklan profesional di tv-tv kok. Pelajari dan kuasai media yang bisa meningkatkan promosi penjualanmu. Kamu bisa kok bikin promosi produk dengan konten sederhana dan di upload di media sosial seperti Instagram, Facebook, Whatsapp, Twitter, Tiktok, atau bisa juga di channel youtube. Saat ini promosi kekinian yang cukup punya power besar adalah endors publik figur, gampangnya ya kaya sewa jasa artis buat review produk yang dijual. Untuk endors masing-masing publik figur punya rate harga yang berbeda. Biasanya semakin banyak follower akan semakin mahal pula tarifnya. Meskipun demikian, banyak bisnis online yang memakai jasa endors dan keuntungan yang didapatkan berlipat-lipat. Ingat, kalau mau sesuatu yang besar ya pengorbananmu juga harus besar. Jadi kalau mau untung besar ya harus mau keluar duit yang tidak sedikit.

5   Kembangkan jaringan bisnis dan relasi

Membangun jaringan bisnis bisa kamu lakukan dengan bantuan komunikasi ulang kepada pembeli produkmu. Buat ruang untuk para pembeli me-review atau menilai seberapa puasnya mereka dengan produk bisnismu. Jika ada nilai yang tidaksesuai ekspektasimu karena mereka merasa ada yang kurang dari produkmu, balaslah dengan apresiasi karena penialain itu bisa menjadi masukan dan koreksi bisnismu. Karena bagaimanapun keadaanya pembeli adalah raja. Selain itu manfaatkan jaringan petemananmu menjadi lahan bisnismu, misalnya saat meet up dengan teman, arisan keluarga, arisan kantor, gethering atau di kegiatan yang lain. Kamu juga bisa join atau berkolaborasi dengan bisnis temanmu.

Bagaimana menurut kalian?? Ternyata memperluas jaringan bisnis online atau startup itu cenderung mudah bukan!? Nah setelah kamu mempelajari beberapa strategi yang bisa kamu terapkan diatas, langkah berikutnya adalah untuk mempelajari tips dan trik jitu untuk membangun startup mu di tahun 2021 ini!